Pengalaman Menjalankan Ibadah Puasa Selama Kehamilan

Vitamin yang di beri Dokter

Dikehamilan saya memasuki usia 5 bulan ini bertepatan dengan bulan Ramadhan, dimana bagi umat islam diwajibkan untuk berpuasa. Sebenarnya saya sempat galau juga, puasa nggak ya… Kalau puasa kira-kira berpengaruh nggak dengan janin yang ada dalam kandungan saya, trus kira-kira saya kuat nggak ya puasanya. Pertanyaan itu terus meghantui dipikiran saya. Berdasarkan browsing-browsing di internet ditambah dengan pengalaman dari orang-orang sekitar yang p[ernah berpuasa selama hamil akhirnya saya pun memutuskan untuk tetap menjalankan ibadah puasa, dengan pertimbangan:

  • Beberapa penelitian membuktikan bahwa berat tubuh bayi yang baru lahir tidak dipengaruhi oleh kondisi berpuasa atau tidak berpuasanya ibu ketika hamil, begitu pula dengan IQ bayi.
  • Sampel darah ibu hamil yang berpuasa dan yang tidak berpuasa memang menunjukan perubahan namun tidak berbahaya bagi kesehatan ibu dan dan anak.
  • Selama ibu hamiltelah dilakukan pemeriksaan dan dinyatakan sehat serta telah dikonsultasikan dengan ahlinya baik itu bidan ataupun dokter kandungan, maka ibu hamil diperbolehkan untuk berpuasa selama bulan ramadhan.

 

Namun puasa kali ini memang terasa berbeda dengan puasa sebelumnya, dimana kondisi saya tidak dalam keadaan hamil. Pada hari pertama dan kedua  yang saya rasakan adalah tidak berselera, perut berasa begah dan seperti masuk angin. Hal ini mungkin disebabkan karena saya langsung makan nasi sehingga perut masih penyesuaian dan tidak terbiasa. Akhirnya pada hari ketiga saya ganti polanya dengan makan yang ringan-ringan  dulu seperti kurma, kue/ gorengan  dan  minum the, baru setelah   shalat magrib saya makin nasi. Dilanjutkan dengan makan  cemilan lagi satelah tarawih. Untuk lebih memastikan lagi pada hari  ke  empat saya berkonsultasi dengan dokter kandungan  di salah satu  klinik  di kota saya  sekaligus cek usg. Alhamdulilllah hasilnya kondisi saya dan janin baik-baik saja/ normal. Namun ketika mau di cek jenis kelaminnya nggak bisa, karena ketutupan sama pahanya. Saya pun diberi multivitamin agar puasanya semakin  lancar. Pada hari kelima Alhamdulillah saya mulai berselera dan puasanya lancar,pada saat sahur saya minum susu, makan buah dan di tutup dengan kurma.

Cek USG
Cek USG
Vitamin yang Diberi Dokter

Agar puasanya lancar, berikut beberapa tips yang dapat dilakukan oleh ibu hamil selama berpuasa:

Sahur Bagi Ibu Hamil

  • Sebaiknya meminum air putih yang banyak-.
  • Meminum segelas susu ketika sahur dapat mengurangi ancaman anemia.
  • sebaiknya tidak memakan makanan yang manis agar tidak lemas atau merasa cepat lapar akibat insulin shock.
  • Agar BAB lancar sebaiknya konsumsi buah-buahan.
  • Tidak disarankan untuk memakan makanan yang pedas.

Ketika Puasa Bagi Ibu Hamil

  • Niatkan menjalankan puasa untuk ibadah, sehingga ibu hamil merasa enjoy dan gembira sehingga jauh dari resiko stress.
  • Istirahat yang cukup sangat, usahakan tidur di siang hari.
  • Sebaiknya ibu hamil segera membatalkan puasa jika  terjadi hal-hal berikut:
    1. Muntah-muntah lebih dari 3 kali.
    2. Mengalami diare yang diikuti rasa mulas dan melilit.
    3. Lemas, pusing diikuti dengan mata yang berkunang-kunang pertanda hipoglikemia dikhawatirkan janin mengalami kekurangan gizi.
    4. Mengalami mimisan karena pembuluh darah pecah pertanda kondisi tubuh sudah tidak stabil.
    5. Mengalami keringat berlebih dan keringat dingin,  hal ini menandakan bahwa kondisi fisik ibu hamil sudah tidak kuat lagi untuk berpuasa.

Berbuka Puasa Bagi Ibu Hamil

  • Berbuka dengan yang manis guna meningkatkan gula darah, namun perlu dibatasi.
  • Disarankan untuk tidak meminum minuman dingin agar kerja lambung normal.
  • Setelah Magrib dan makanan sudah “turun”, dianjurkan untuk makan dengan porsi yang lebih besar.
  • Sebelum tidur, disarankan untuk makan ringan dan minum minuman hangat agar tubuh dapat memproses produksi ASI.